Monday, August 15, 2011

Jalan mujahadah | Mutiara Damansara

lensa nurrkasih:

15 Ramadhan 1432H
Mutiara Damansara

Hari ini sudah 15 Ramadhan. Berulang-ulang kali saya mengingatkan diri untuk terus me'makna'kan Ramadhan kali ini. Memetik kata-kata Ustaz Pahrol: Manalah tahu nyawa terhenti di sini dan Ramadhan terus tidak sempat kita cecah walau secebis rahmat, keberkatan, maghfirah, apatah lagi Jannah yang menjadi tagihannya. Ya Allah moga kami tidak termasuk dalam orang-orang yang rugi. Ya Allah, mereka, dia dan saya sedang bermujahadah. Mudahkanlah...


Siapa yang menyemai angin, pasti terpaksa menuai badai!
Siapa yang menyemai benih, akhirnya akan menuai hasil.
Ramadhan adalah pesta ibadah, bukan pesta juadah.
Ramadhan adalah bulan kesabaran, bukan bulan pembaziran.

Wednesday, August 10, 2011

Mengadu sepi. | Mutiara Damansara

lensa nurrkasih:

10 Ramadhan 1432H
Mutiara Damansara

Manusia bukan Sang Bestari
Membaca luka di hati
Madunya pahit, tidak berperi
Kerana mereka sepertimu, lemah mengerti

Mengadu…
Biar di dalam sunyi
Biar di laman sepi
Tiada suara kanan dan kiri
Namun datang bisikan rohani…
(Mengadu sepi - saifulislam.com -)

Aku ingin merasa khusyuknya sujud-sujudku tanpa urusan duniawi yang mengusik. Aku ingin merasa tenangnya diriku merasakan diri-MU dekat di urat leherku. Allah..

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahawasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu mendapat petunjuk (berada dalam kebenaran)” [Al-Baqarah 2: 186]

* Ya Allah.. izinkan dia, mereka dan saya yang masih mencintai Ramadhan ini untuk terus celik mata hati.. merasai, mensyukuri nikmat dan melipatgandakan amalan dibulan penuh barakah ini...

Friday, August 05, 2011

Giveaway: THE COLORS OF RAMADHAN

lensa nurrkasih:

5 Ramadhan 1432H
Salam Ramadhan Kareem



Klik sini untuk join.

Ahlan ya Ramadhan
Ketenangan pagi 5 Ramadhan 1432 H

Ya Allah
Aku memohon ampun pada Mu
Dari setiap kelazatan berbuka tanpa menyebut Mu
Dari setiap ketenangan tarawih tanpa menyertakan Mu
Dari setiap bacaan Al-Quran tanpa menghadirkan Mu
Dan dari setiap kesibukkan hari tanpa mengingati Mu

Ya Allah. Ya Allah. Ya Allah.